So Lucky to Have You
Aku seperti anak kecil yang sedang beranjak dewasa…
Yang mengingat bagaimana pertama kali mengenal kamu dengan malu-malu..
Yang membayangkan bagaimana aku akan menghilang dibalik tubuhmu…
Takkan terlihat oleh siapapun, aman ketika kamu mendekapku…
Aku yakin, aku aman bersamamu…
Kamu agak sedikit mengeluh…
Membayangkan betapa luar biasa besarnya tubuhmu dalam bayangku..
Bukan itu sayang, bukan mengenai betapa besarnya kamu…tapi betapa aku nyaman bersamamu…
Aku seperti anak kecil yang kehilangan boneka kesayangannya…
Cepat pulang sayang!!! Aku ga suka kamu tinggal terlalu lama..
Rasanya hampa, tersesat…aku benci ketika kamu tidak ada…
Relung – relungku kosong..jiwaku tidak bisa berkreasi…
Seperti ingin mati…huuuuu beiby…!! Come home soon!!
Mataku seperti berhenti melihat sesuatu yang indah..
Tidak bisa lagi aku melihat sesuatu yang dibilang orang indah…
Keindahan dimataku hanya kamu!
Hanya kamu yang bisa membuat mataku berkaca–kaca
Tidak, aku tidak sedih…
Aku berkaca-kaca karma terharu…
Tuhan baik banget ngasih kamu buat aku….
Dear Sayang,
You know what?
I’m so lucky to have you….

