Home > Family > Shandayu Hilang!!

Shandayu Hilang!!

Duhhh sempat menghilang kurang lebih setengah jam dari pandangan aku dan Linda (adikku yang nomor 3)
Shandayu, adikku yang baru 4 tahun itu menghilang dari lokasi arena bermainnya ketikan aku dan Linda selesai membayar semua belanjaan kami.
(saat itu yang pergi berbelanja hanya aku, Linda dan shandayu)

Panik!!!!

Kayaknya mau bunuh diri aja deh saat itu…(berlebihan banget, tapi itulah yang dirasakan).
Aku dan Linda udah mondar mandir, berkali-kali….
Sampai ngubek-ubek tuh arena bermain yang kebetulan ada di pusat perbelanjaan itu sampai nyaris 10 kali…

Mau pingsan dechhh!!!
Jantung kayaknya sudah mau copot.

Shandayu biasanya tidak akan keluar dari arena tempat bermain sampai ada yang menjemput.

Kami yang salah –pengakuan- tidak seharusnya anak umur 4 tahun di tinggalkan begitu saja, walaupun biasanya dia penurut.

Akhirnya Bapak yang bertugas di Pasar Swalayan itu menunjuk ke pusat informasi, katanya anak kecil dengan cirri-ciri adikku ada disana.
Waktu Linda kesana, ternyata benar…

Seorang ibu dan suaminya sedang melaporkan Shandayu ke bagian informasi.

Shandayu matanya sudah berkaca-kaca. Dia nyeker, hanya pakai kaus kaki.
Sepatunya masih tersimpan rapih di tempat penitipan sepatu di arena bermain tadi…

Begitu melihat Linda, tangisnya pecah dan langsung berlari memeluk Linda.

Saking kami paniknya, dan senangnya karena menemukan adik kami, sampai-sampai tidak sempat berterima kasih pada pasangan suami istri yang telah menemukan adik kami.

Ternyata menurut Shan, dia keluar karena teman-teman bermainnya sudah selesai bermain dan keluar…
Jadi dia ngikut….

Duhhhhh!!!!! Salah kami –pengakuan sekali lagi- seharusnya dia tidak pernah di tinggalkan.
Janji! Kami ga akan pernah ninggalin dia sendirian lagi di arena bermain sementara kami berbelanja.

Note : untuk Ibu dan Bapak yang menemukan adik kami –shandayu- terima kasih banyak yah…. GBU

Categories: Family Tags: ,
  1. September 2nd, 2008 at 09:16 | #1

    Dear Verlita, next time beggetoo nyampe ditempat maenan, langsung ajakin doloo ke bagiyan INFORMATION. Tegesin sama Shandayu, kalok ketlingsut jangan kemana-mana. Suruh tunggu da tempat INFORMATION.
    Selalulah didik begetoo. Sampe konsep inih bener-bener lekat da kepalanya.
    Pengalaman sayah selam inih selalu manjur.

    Kelemahannya:

    1. Ada orang nyang sok perhatiyan begetoo liyat anak kecil sendiriyan, lalu membawanya ke satpam ato ke INFORMATION. Akibatnya anak malah merasa bersalah dan takut.

    :|

    2. Shandayu justru akan senang bermaen Hide And Seek. Seolah olah ilang, padahal dia pasti menuju ke INFORMATION.

    :D

    Semoga berguna.

  2. September 2nd, 2008 at 09:17 | #2

    Dear Verlita, next time beggetoo nyampe ditempat maenan, langsung ajakin doloo ke bagiyan INFORMATION. Tegesin sama Shandayu, kalok ketlingsut jangan kemana-mana. Suruh tunggu da tempat INFORMATION.
    Selalulah didik begetoo. Sampe konsep inih bener-bener lekat da kepalanya.
    Pengalaman sayah selam inih selalu manjur.

    Kelemahannya:

    1. Ada orang nyang sok perhatiyan begetoo liyat anak kecil sendiriyan, lalu membawanya ke satpam ato ke INFORMATION. Akibatnya anak malah merasa bersalah dan takut.

    :|

    2. Shandayu justru akan senang bermaen Hide And Seek. Seolah olah ilang, padahal dia pasti menuju ke INFORMATION.

    :D

    Semoga berguna.

  3. September 8th, 2008 at 13:54 | #3

    ka.. emang shan pake nomor? perasaan bungsu deh :p “kayak maen bola hihihih”

    iya salah! “sampe ga tau mo ngomong apah ah..”

    kangen shan..

  4. September 12th, 2008 at 21:08 | #4

    ya ampun..ati2 lain kali VEr..

  5. September 17th, 2008 at 20:22 | #5

    waduh kalo ilang bisa berabe tuh tapi y d syukuri deh karena setiap manusia pasti akan mengalami cobaan untuk naik k tengga kedewasaan ingat guru termahal adalah pengalaman

  1. January 27th, 2009 at 22:24 | #1

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes