Pilih mana???
Pilih Mana?
“Bekerja tetap” atau “tetap bekerja” ?
”Berpenghasilan tetap” atau ”tetap berpenghasilan” ?
Note : hasil perpanjangan kuping dari perbincangan orang-orang di kereta express Depok – Jakarta jam 7.12 am, kemarin (22 nov 07)
Pilih Mana?
“Bekerja tetap” atau “tetap bekerja” ?
”Berpenghasilan tetap” atau ”tetap berpenghasilan” ?
Note : hasil perpanjangan kuping dari perbincangan orang-orang di kereta express Depok – Jakarta jam 7.12 am, kemarin (22 nov 07)
Kemarin malam, tiba-tiba seorang teman lama PM saya di YM. Setelah berbasa basi tiba-tiba dia menanyakan apakah saya tau password-password seorang teman saya yang lain.
Agak kaget juga, ada apakah dengan password?
Ketika saya tanyakan untuk apa, katanya untuk ngerjain…yah karena saya tidak pernah tau dan tidak pernah ingat, jadi ya saya bilang kalau saya tidak tau.
Para pembaca yang tercinta, bukankah ini aneh? Karena menurut saya adalah sesuatu yang tidak sopan jika seseorang bermain-main dengan password orang lain. Walau katanya untuk bercanda or apalah…karena menurut saya sama sekali ga lucu.
Password..sesuatu yang di password berarti sesuatu itu adalah sesuatu yang privacy, kayaknya ga pantas aja kan ngerjain seseorang dengan masuk ke dalam hal yang seseorang itu tidak mau diganggu???
Jadi walaupun misalkan saya tau tentang password itu sekalipun, saya tidak akan pernah memberitahu, karena saya tidak akan membiarkan seseorang bermain-main dengan password!!! Iseng amat sechhh!!
Sekarang saya jadi “penggemar” sinetron. Pengaruh ibundaku yang sedang gemar-gemarnya nonton sinetron.
Biasanya setiap harinya dimulai dengan sinetron Soleha, dilanjutkan dengan Cahaya, kemudian Aisyah, dan ditutup dengan Kasih –kok sepertinya sinetron-sinetron itu seperti kekurangan ide untuk judul yah? Semuanya hanya diberi judul sesuai dengan nama tokoh utamanya-.
Yah begitu lah setiap sore hingga malam. Favorit saya ”Cahaya” dan Kasih”. Lumayan bagus, walau mungkin karena baru episode-episode awal (seperti ebayz said).
Sinetron Indonesia yang sebenarnya kebanyakan hanya recycling, repackage. Dan ga tau kenapa sekarang malah mulai ikutan terkena sindrom layaknya emak-emak…habisss…udah hampir ga ada lagi acara bermutu di televisi setiap malamnya.
Tolong dong bapak-bapak dan ibu-ibu pejabat di televisi…bikin acara yang berbobot dikitttttt…
Agile, software yang pernah saya pakai untuk chatting di HP. Sudah lama banget ngga saya gunakan setelah saya mengenal software lain yang namanya Slick.
Ceritanya kemarin itu saya belum sempat (atau lupa, ya?) untuk meng-uninstall Agile, karena memang sudah tidak pernah saya gunakan lagi. Lalu paginya karena urgent dan saking iritnya saya isi pulsa IM3 saya Rp. 10.000, untuk keperluan chatting, sms pribadi, dan ngubungin teman-teman saya yang kartunya Indosat (murah katanya sesama Indosat
).
saya pakai Telkomsel juga, hmmm cdma lom..
Saya kaget sekali ketika tiba-tiba tertulis laporan ”sent” di layar HP saya, padahal saya ga ngerasa nge-sent somethin by sms. Ga lama HP saya berbunyi sms masuk, tau ga apa isinya? (saya terjemahkan dalam bahasa Indonesia yah..
) ”terima kasih untuk pembayaran Agile Software anda, terima kasih untuk menggunakan layanan kami”.
Buru-buru saya check pulsa..OMG!!! pulsa saya tinggal Rp. 1000 ++ hiks hiks!!!
Demi pengiritan, saya cuma beli pulsa Rp. 10.000, dan hari itu juga Rp. 10.000 itu melayang, cuma gara-gara saya lupa untuk meng-uninstall software yang ga pernah lagi saya gunakan…
Sebelll!!!!
Ini saya rasakan ketika pulang kantor kemarin. Karena ada masalah di kereta, so semua orang pengguna kereta beralih menggunakan bus or busways. Termasuk saya yang memilih menggunakan busway ketika melihat bus biasa penuhnya bukan main.
Nasib ya nasib, ternyata semua orang juga punya pikiran yang sama…antrian busway yang panjang dan orang yang begitu penuhnya membuat sesak, ditambah juga macet!! Alhasil, saya baru sampai rumah setelah 5 jam berjuang dijalan untuk pulang!
Sepanjang hari ini, status message saya di YM ya itu : Keterlaluan Tired!